FAKTAKATA. ID, RIAU- Upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, terus diperkuat oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).
Dalam langkah tersebut, Mabes TNI mengerahkan Tim Penyuluh Karhutla untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat.
Letkol Marinir M. Alyessi Hippy, Wakil Komandan Pangkalan Korps Marinir (Wadan Lanmar) Jakarta, turut tergabung dalam tim tersebut. Ia bersama sejumlah personel TNI terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Rokan Hilir.
Tim tersebut terdiri dari Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr.(Hanla), Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, serta Mayor Inf. Ade Hermansyah.
Kegiatan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, di antaranya Bangko, Tanah Putih Tanjung Melawan, Rantau Kopar, Tanah Putih hingga Bagan Sinembah Raya.
Rangkaian kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat, penguatan koordinasi lintas sektor, peninjauan wilayah yang dinilai rawan Karhutla maupun lokasi bekas kebakaran, serta komunikasi sosial dengan berbagai unsur yang berkaitan dengan penanganan Karhutla.
Pada 7 September 2026, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI meninjau lokasi eks kebakaran hutan dan lahan di Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi wilayah pascakebakaran sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Setelah peninjauan, tim melanjutkan kegiatan dengan kunjungan dan komunikasi sosial bersama pihak PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Rokan Hilir.
Dalam kegiatan tersebut, Letkol Marinir M. Alyessi Hippy turut mendampingi Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak bersama personel Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI lainnya.
Keterlibatan Letkol Marinir Alyessi Hippy dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap upaya pencegahan Karhutla melalui pendekatan edukasi, koordinasi dan komunikasi langsung dengan masyarakat serta berbagai pihak terkait.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir.
Melalui sinergi lintas sektor, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, terutama pada wilayah yang memiliki riwayat maupun potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (*)












