GORONTALO, FAKTAKATA.ID– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo menggelar Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Antar Warga Binaan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan dalam Lapas, Jumat (31/7/2026), itu menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, dan diikuti jajaran pejabat struktural, petugas pemasyarakatan, serta seluruh warga binaan. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat sebagai awal pelaksanaan rangkaian perlombaan yang akan digelar selama peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Pekan olahraga tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, disiplin, serta rasa cinta tanah air di lingkungan Lapas.
Dalam amanatnya, Junaidi Rison mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menghindari segala bentuk perselisihan selama pertandingan berlangsung. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan hanya mencari pemenang, melainkan mempererat tali persaudaraan antarwarga binaan maupun antara warga binaan dengan petugas pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan olahraga, saya berharap para peserta mampu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, mempererat persaudaraan, serta menjaga ketertiban dan keamanan selama jalannya seluruh rangkaian perlombaan berlangsung,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kedisiplinan, serta optimisme dalam menjalani proses pembinaan di dalam Lapas.
“Kami ingin menghadirkan pembinaan yang positif sehingga warga binaan dapat mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan olahraga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter warga binaan. Selain menjaga kesehatan jasmani, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan emosi saat berkompetisi.
Pekan Olahraga Antar Warga Binaan tahun ini akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan permainan tradisional yang melibatkan seluruh blok hunian. Seluruh pertandingan dirancang untuk meningkatkan partisipasi aktif warga binaan sekaligus memperkuat kebersamaan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Melalui berbagai perlombaan tersebut, warga binaan diberi kesempatan menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga dalam suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendorong terciptanya interaksi positif antarwarga binaan.
Usai pelaksanaan upacara pembukaan, Junaidi Rison turun langsung ke lapangan untuk melakukan servis bola pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan bola voli yang menjadi cabang olahraga pembuka dalam Pekan Olahraga Antar Warga Binaan.
Sorak semangat dari para peserta dan warga binaan yang menyaksikan pertandingan menambah semarak pembukaan kegiatan tersebut. Pekan olahraga diharapkan menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan, menciptakan suasana pembinaan yang kondusif, sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Gorontalo terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan kualitas diri, serta persiapan warga binaan agar siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. (*)












