Tahap Awal Pembangunan Jembatan Beton di Pohuwato Capai 5 Persen

banner 468x60

POHUWATO, FAKTAKATA.ID– Pembangunan jembatan beton yang terletak di Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, mulai menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (04/04/2026), proyek yang dilaksanakan oleh Kodim 1313/Pohuwato tersebut telah memasuki tahap awal dengan capaian sekitar 5 persen.

Jembatan yang dibangun di atas Sungai Hulota ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang dinantikan masyarakat. Dengan lebar sungai sekitar 4 meter dan kedalaman mencapai 1 meter, jembatan ini dirancang memiliki ukuran plat lantai sepanjang 12 meter dan lebar 5 meter. Kehadiran jembatan beton ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi warga serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan tersebut.

Pada tahap awal pengerjaan, personel yang terlibat difokuskan pada penyiapan material alam. Selain itu, dilakukan pula pemindahan material yang telah tersedia ke lokasi yang lebih dekat dengan titik pembangunan. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses pekerjaan pada tahapan selanjutnya, sehingga target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.

Komandan Kodim 1313/Pohuwato menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses transportasi.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas. Menurutnya, ketepatan dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi kunci agar jembatan yang dibangun dapat bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selama ini, warga Desa Wonggarasi Tengah kerap menghadapi kesulitan saat melintasi Sungai Hulota, terutama ketika debit air meningkat. Kondisi tersebut tidak jarang menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan akses menuju fasilitas pendidikan.

Dengan hadirnya jembatan beton ini, diharapkan hambatan tersebut dapat teratasi. Masyarakat nantinya akan memiliki akses yang lebih aman dan nyaman, sehingga aktivitas dapat berjalan lebih lancar tanpa terganggu kondisi sungai.

Kodim 1313/Pohuwato pun menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan hingga tuntas. Proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai dengan perencanaan dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penunjang kehidupan sehari-hari. (*)

Penulis: Vanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *