FAKTAKATA.ID- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU) yang digelar di Gedung Menara Imperium Lantai 7, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (25/01/2026).
Kegiatan ini menjadi forum tertinggi organisasi yang mempertemukan pengurus serta keluarga besar LAMAHU dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan keluarga besar LAMAHU atas terselenggaranya musyawarah besar tersebut.
Ia berharap Mubes IX LAMAHU dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan keputusan strategis bagi kemajuan organisasi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan secara pribadi, saya menyampaikan ucapan selamat melaksanakan Musyawarah Besar kepada seluruh pengurus LAMAHU. Semoga amanah yang dipercayakan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi,” ujar Gusnar.
Gusnar menegaskan bahwa Mubes bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan masa depan LAMAHU.
Di dalamnya terhimpun gagasan, harapan, dan cita-cita bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya Gorontalo, seperti musyawarah untuk mufakat, saling menghargai perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Menurutnya, LAMAHU memiliki peran penting sebagai wadah kekeluargaan dan persatuan, tidak hanya dalam mempererat silaturahmi antaranggota, tetapi juga dalam melestarikan adat, budaya, dan identitas Gorontalo di tengah tantangan globalisasi.
“LAMAHU diharapkan mampu tampil sebagai organisasi yang solid secara internal, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. LAMAHU harus menjadi motor penggerak kepedulian sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo memandang organisasi kemasyarakatan seperti LAMAHU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membangun aspek spiritual, moral, dan peradaban masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gusnar juga memaparkan visi besar Pemprov Gorontalo terkait rencana pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center Gorontalo.
Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai ikon peradaban Islam dan pusat pembinaan umat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar LAMAHU di perantauan, untuk mendukung rencana tersebut melalui doa, pemikiran, jejaring, serta kontribusi nyata.
Gusnar juga berpesan agar warga Gorontalo di perantauan tetap menjaga jati diri dan menjadi duta daerah.
Di akhir sambutan, Gusnar menyampaikan apresiasi kepada pengurus LAMAHU periode sebelumnya serta berharap kepengurusan baru dapat membangun kepemimpinan yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat Gorontalo. (*)












